lia suprihartini

March 15, 2008

Manfaat Sistem Informasi

Filed under: matakuliah — liaedu @ 6:39 am

Sistem informasi merupakan salah satu subsistem pokok dalam suatu sistem manajemen modern. Tanpa adanya dukungan data dan informasi yang akurat dan mutakhir kegiatan manajemen tidak mungkin dapat dilaksanakan, karena dapat dipastikan bahwa proses pengambilan keputusan dan penentuan kebijaksanaan tidak akan mungkin membuahkan hasil yang optimal.

Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi mutakhir memberikan berbagai kemungkinan pemanfaatan yang sangat luas. Pimpinan dan Staf serta Pembina Fungsi dapat memanfaatkan dukungan Sistem Informasi yang telah tergelar untuk keperluan:

1. Penyimpanan arsip dan dokumentasi/pencatatan data.

2. Pembuatan dan pengolahan data statistik.

3. Penyelenggaraan administrasi perkantoran.

4. Pengolahan data untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan Administrasi Pembinaan seperti yang pada saat ini telah dilaksanakan

5. Pertukaran data dan informasi antara pejabat/instansi, sehingga tidak perlu semua data harus di kembangkan dan dikelola sendiri oleh bagian yang memerlukan tetapi dapat mengakses data yang menjadi tanggung jawab fungsi yang bersangkutan.

6. Berkomunikasi, diskusi dan teleconference secara lebih efisien, dengan memanfatkan fasilitas E-mail.

7. Publikasi (edaran, undangan, pemberitaan, buletin dan sebagainya) dengan membuat situs.

8. Menyusun perencanaan program, kegiatan dan anggaran.

9. Melakukan simulasi pelaksanaan suatu rencana operasi atau implementasi kebijaksanaan atau keputusan. Simulasi ini dapat digunakan untuk menguji efektifitas rencana dan memperkirakan tingkat keberhasilan atau dampak negatif/kerugian yang mungkin timbul agar dapat disiapkan rencana antisipasinya.

10. Melakukan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan.

11. Membuat analisis, perkiraan, ramalan kejadian berdasarkan data dan informasi yang dimasukkan.

12. Profiling, yaitu menganalisis keterkaitan berbagai fakta, keadaan, kejadian, dan indikasi lain, sehingga dapat dideskripsikan sketsa, profil, pola perilaku tertentu.

Untuk nomor 11. dan 12. perlu lebih dahulu dikembangkan program aplikasi yang mampu mengolah dan membandingkan berbagai masukan data dan informasi dibandingkan dengan pola, model, sketsa, profil atau pola perilaku tertentu yang telah dibakukan dan disimpan kedalam Bank Data yang dihasilkan dari penelitian, pengkajian fakta dan atau data kejadian masa lalu menggunakan metoda ilmiah yang dapat dipertanggung-jawabkan.

Tolok Ukur Kondisi Optimal

Secara umum kondisi sisfo Hanneg yang ideal yang ingin dicapai adalah bahwa setiap proses penentuan kebijaksanaan dan pengambilan keputusan maupun implementasinya dapat didukung dengan penyediaan data dan informasi yang faktual, akurat, terinci, mutakhir, tepat waktu dan dapat dipertanggung-jawabkan. Data dan informasi tersebut harus mudah diperoleh tidak terikat tempat dan waktu

Untuk mencapai kondisi operasional tersebut diperlukan dukungan perangkat keras sistem komputer beserta sistem jaringannya, perangkat lunak, peranti lunak/aturan, dan personil serta sistem dan metoda pengumpulan, perekaman sampai dengan penyajian data dan informasi yang dapat diandalkan.

Sistem komputer dan jaringan harus mampu menampung dan mengolah semua data dan informasi dari seluruh fungsi organisasi. Sistem harus mengintegrasikan semua subsistem komputer dan jaringan pada semua tingkat markas.

Perangkat lunak sistem operasi dan program aplikasi mampu memproses data dan informasi secara sistematis dan terstruktur serta sesuai dengan kebutuhan Pengguna. Perangkat lunak yang dikembangkan dan dioperasikan oleh setiap Badan Infolahta harus kompatibel satu dengan lainnya untuk memungkinkan pertukaran data dan informasi. Personil pendukung teknis yang profesional dan mampu mengembangkan diri sesuai perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika.

Sistem dan metoda harus cukup rinci, sederhana, memudahkan pelaksanaannya serta menjamin tidak menimbulkan kerancuan pengertian. Pada sisi pengguna sangat ideal apabila setiap pejabat dilingkungan Dephan dan TNI sekurangnya para personil Staf mampu dan mau mengakses sendiri secara langsung data dan informasi yang diperlukannya. Untuk itu sistem harus mendukung cara pengoperasian yang mudah dan sederhana.

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: